Sabtu, 22 Februari 2020

Kaum rebahan


Kaum rebahan..

Aku kaum rebahan
Keseharianku tidur dan makan
Memang aku anak rumahan
Kantong menipis tak ada uang jajan
Aku kaum rebahan
Tidur sering kepagian
Disuruh bebenah banyak alasan
Urusan ngegame tak ketinggalan
Aku kaum rebahan
Setiap malam video callan
Setiap detik chatingan
Setiap dekat tanpa hubungan
Aku kaum rebahan
Tolong doakan aku teman
Semoga dapat hidayah tuhan
Sebelum sendiri sepi dikuburan


moment: aku kaum rebahan namun berharap perubahan. ah, hanya omong kosong belaka. tak perlu berbicara namun tunjukkan aksi nyata. Bekasi, 25 Januari 2020.

Aku akan kembali


Aku kembali..

Hari demi hari yang ku jalani
Cenderung membosankan
Tak ada semangat
Bahkan keinginan tuk hidup                     
Ingin pergi dari semua masalah
Seakan menumpuk bermencaran
Kini ku pulang
Memang rumahlah ketenangan
Aku pun termenung panjang
Menikmati ketenangan hati
Dan ku tersadar kembali
Betapa egoisnya aku
Betapa angkuhnya aku
Seolah-olah masa depan milikku
Tak berfikir itu prosesku
Dan berpaling cara terbaikku
Sudah banyak waktu terbuang
Aku hanya bisa terdiam
Mengintip prestasi orang lain
Tanpa mengali potensi diri sendiri
Aku ingin kembali
Tetap di garis jalanku
Aku tak ingin menyerah
Berusaha dan tawakal ku kerahkan
Pada maha Kemuliaan


moment: pukulan keras menimpaku. dan berteriak, ayo bangun. jangan tidur dalam buaian mimpi mu. semua bisa bermimpi hanya saja tak semua orang mau membangun mimpi. Bekasi, 5 Januari 2020


Cinta berbicara


Cinta berbicara..

Jika saja aku tak menurut
Maka takkan ada kecewa
Jika saja aku menjaga
Maka takkan ada duka
Sayangnya aku patuh pada cinta
Dan biarkan ia bicara
Aku memang mencintaimu
Namun kini apa dayaku
Rasa takut kita saling kecewa
Aku hanya bisa berdoa
Semoga kamu dan aku
Saling mendapatkan yang terbaik
Entah itu aku atau kamu
Dan satu janjiku
Kau tetaplah temanku
Wahai kenangan terindahku



moment: jika saja perasaan itu bisa dijaga dan dirawat dengan baik. dengan komunikasi tanpa ragu, dengan keegoisan tanpa membelenggu, ada hati yang perlu disiram setiap hari agar mekar. bukan hilang lalu datang tanpa tau bagaimana cara kembali lantas pergi. Jombang, 23 Oktober 2019

Renyah sayang


Renyah sayang...

Ku kira ini takkan terjadi
Aku yang masih terbalut luka
Kau hadir membawa warna
Lalu apakah ini salahku?
Lambat laun yang luluh padamu
Berawal dari patahnya hatiku
Kau hibur seolah membahagiakanku
Dari café ke taman kota saat itu
Dari Sikap manis dan senyumanmu
Dari Perhatian dan waktu luangmu
Ketika ku bertanya untuk apa itu?
Santaimu entah terserahku
Ketika ku beri tanda agar dipastikan
Kau menoleh tak mendengar
Katanya jangan ada yang disembunyikan
Nyatanya memang perasaanku berlebihan
Kau sanggup membuatku terbebas masa lalu
Namun kau Takut terulang kan mantanmu
Aku bukan dia Ini cerita kita
Memang semua kan berbeda
Jika tidak kita maka jangan buatku istimewa
Dengan semua chat dan panggilan
Yang kurasa dengan yang lain tak sama
Ah,  aku terbawa perasaan
Selama ini sudah baperan
Salahku mengapa mempersilahkan
Membuka hati tuk seorang pecundang




moment:
Aku yang sedang patah dan terluka.  Lalu datang kamu yang perlahan membuatku bahagia. Kamu pun menarikku masuk dunia mu, perlahan ku mulai melibatkan perasaan diatas keistimewaan yang kau bangun. aku hanyalah taman di kerajaanmu yang kau rawat namun bukan bunga yang bermekaran tuk dipersilahkan menghiasi kosongnya pemandangan.
Jombang, 12 Februari 2020. 

Perindu tuk rindu


Perindu tuk rindu...

Ah aku hanya bisa mengucap rindu.
Seperti biasanya,,
Aku selalu berteman dengan rindu.
Setiap saat yang pernah ku lalui bersamamu
Seakan begitu nyata disetiap hari ku saat ini.
Senyum dan Pandangan hangatmu.
Malam pun seolah enggan berganti fajar. 
Aku masih ingin berbincang denganmu.
Meskipun whatsapp perantara rindu.
Maaf jika kau bosan perihal rinduku. 
Namun Tegasku,,
Rinduku mengalahkan jarak dan waktu.
Harapku semoga tak ada tangis antara kita.
Pertemuan baik dan jika pamit pun baik pula.
Ku bersyukur akan hadirmu merangkulku.
Aku disini,  masih disini.
Bersama rindu ku kan kembali.



moment: aku tipe orang yang selalu merindu dan tak segan akan ku katakan bahwa aku rindu. ya, aku sangat rindu. tak perlu menutupi diri dan beranggapan bahwa rindu terhadap seseorang itu salah, hanya saja bagaimana cara menyampaikan rindu dan rindu mana yang seharusnya ku tempatkan. kamu, kurindu senyummu dari jarak ratusan kilometer tatapku.
Bekasi, 10 Januari 2020.







alfatihah untukmu


alfatihah untukmu..

Andai aku tahu jodohku
Takkan ku terka itu kamu
Aku memang berlabuh
Pada hati yang tak bersua
Kemanakah engkau wahai kasih
Ku termenung menunggu disini
Alfatihahku menyapamu
Semoga kau cepat datang padaku
Maaf jika ku tak pandai menjaga
Hati ini terkadang lelah menipu
Ingin menemuimu kasih
Apakah bisa melalui mimpi
Tak apalah hanya sekejap
Terpentingku tau itu kamu
Wahai jodoh penantianku




moment:
entah kita tak akan tau siapa jodoh kita, disaat hati resah menunggu jawaban. ku harap alfatihahku tersampaikan untuk mu. jika ku terka itu adalah kamu? ah, hati hanya bisa berhalu ria. "DOA diperpanjang, bukan chat dan panggilan yang dilamakan" kata batinku. nyatanya aku belum bisa seperti itu. Jombang, 20 februari 2020.